Global warming atau pemanasan global kembali menjadi topik penting dalam laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Minggu (22/9/2019).

Pada Laporan disebutkan bahwa 2019 merupakan tahun terpanas sejak 2015. Hal tersebut menjadi pengingat dunia untuk menjaga bumi dari perubahan iklim.

PBB mengeluarkan peringatan bahwa kita hanya memiliki kurang dari 10 tahun untuk mitigasi bencana terbesar akibat pemanasan global saat ini.

PBB akan mendorong negara-negara untuk meningkatkan target pengurangan gas rumah kaca (green house).

Berikut ini fakta-fakta penting tentang pemanasan global warming:

Penyebab Pemanasan Global
Pemanasan global terjadi karena emisi gas karbondioksida dari efek rumah kaca yang dihasilkan dari aktivitas manusia . Efek rumah kaca ini memerangkap sebagian panas matahari di atmosfer bumi.

Aktivitas manusia disini, seperti penggunaan bahan bakar fosil (batu bara, minyak bumi dan gas alam).

Penyebab lainnya adalah penebangan hutan, limbah industri, limbah peternakan dan pertanian, serta penggunaan listrik dengan sumber energi yang belum terbarukan.

Pemanasan Global Terjadi Lebih Cepat

Pada tahun 2100 akan ada kenaikan suhu bumi sebesar 7 derajat Celsius dibanding era pre-industrial. Ini merupakan ancaman, karena peningkatan 1 derajat Celsius saja bisa menyebabkan gelombang panas, kekeringan, banjir, dan siklon tropis.

Suhu yang lebih tinggi menyebabkan mencairnya lapisan es hingga akhirnya mempercepat pemanasan global.

Gletser di Greenland Antartika Menurun

Keberadaan gletser atau bongkahan es sangat penting. Dan faktanya, pada Minggu (22/9/2019), gletser Pizol di Pegunungan Glarus, Switzerland Timur, telah kehilangan 80 persen.

Dengan meningkatnya jumlah gletser yang meleleh, maka air laut akan naik cepat dan berdampak pada sekitar 50 juta orang yang hidup tinggal di kawasan pantai.

Fenomena lainnya juga terjadi penurunan es di Kutub Utara sekitar 12 persen per dekade selama 40 tahun terakhir.

Karbondioksida Meningkat

Karbon dioksida termasuk gas yang paling umum dihasilkan oleh aktivitas manusia. Faktanya, tingkat karbon dioksida atmosfer pada Maret 2019 sekitar 411,97 bagian per juta gas dan masih terus meningkat hingga sekarang.

Kepunahan Satwa

Diperkirakan sekitar 1 juta spesies hewan terancam punah karena perubahan iklim. Dan hal ini akan berdampak pada perubahan ekosistem dalam kehidupan dunia.

Upaya Mengurangi Pemanasan Global

Berikut ini beberapa hal yang bisa mengurangi pemanasan global:


  • Pilih makanan dengan carbon footprint yang rendah, contoh buah dan sayur atau produk domestik.
  • Hemat penggunaan air dan listrik.
  • Kurangi atau bahkan berhenti membeli kemasan plastik.
  • Bepergian menggunakan kendaraan umum.
  • Lakukan penghijauan.
  • Sebarkan informasi ini kepada setiap orang untuk mulai menjaga lingkungan.