Carbon footprint adalah jejak carbon, dan pada makanan Anda pun ada loh.. Perhitungannya dimulai dari makanan tersebut diproduksi (pertanian, peternakan) hingga sampai ke rumah Anda.
Berikut beberapa tips untuk mengurangi carbon footprint dari makanan untuk mencegah percepatan climate change.
Perbanyak Makan Sayuran
Pertanian ternak menghasilkan dari 20% hingga 50% dari semua emisi gas rumah kaca buatan manusia.Chart diatas menunjukkan bahwa pencinta daging memiliki jejak karbon tertinggi pada 3,3 ton emisi gas rumah kaca. Pola makan vegan memiliki jejak karbon terendah hanya 1,5 ton CO2e
Jejak karbon dari diet vegetarian adalah sekitar setengah dari diet pencinta daging.
Berikut beberapa tips pengganti daging untuk tetap memenuhi diet yang sehat:
- Protein: gunakan kacang, lentil, tahu, tempe dan quorn untuk menggantikan daging, keju, dan telur
- Pastikan Anda mendapatkan cukup zat besi dan zinc dengan mengkonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan dan berbagai sayuran
- Jangan mengandalkan makanan olahan vegetarian.
Belanja Dengan Bijak
Pikirkan sebelum membeli! Apakah Anda benar-benar membutuhkan ini? Bisakah Anda menemukan alternatif yang lebih baik dan ramah linkungan?- Gunakan daftar belanja untuk menghindari pembelian impulsif tersebut
- Hindari produk yang menggunakan banyak kemasan
- Beli dalam jumlah besar untuk menghemat uang dan mengurangi kemasan
- Periksa label – makin panjang daftar bahan, biasanya barang tersebut memiliki jejak karbon tinggi
- Makanan beku memiliki jejak karbon tertinggi, diikuti oleh kaleng, plastik, gelas, kemudian kardus
- Kurangi penggunaan air kemasan.
- Makanan import yang menggunakan pesawat memiliki jejak carbon yang tinggi.
- Gunakan makanan dari sumber domestik, jejak carbon lebih rendah.
Mari bercocok tanam
Jika Anda memiliki pekarangan, menanam beberapa jenis tumbuhan untuk keperluan dapur adalah sebuah ide yang cukup menarik. Selain menghemat pengeluaran, juga ikut mengurangi jumlah carbon footprint dari makanan, dan tentu saja, tanaman sangat suka CO2.Kreative dalam Recycle
Dengan daya kreatifitas, Anda dapat menggunakan kembali barang-barang seperti toples kaca dan wadah plastik, apakah untuk penyimpanan atau untuk dapat digunakan sebagai pot.Gunakan tas belanja Anda sendiri dan katakan tidak untuk kantong plastik. Pakai tas produk yang dapat digunakan kembali untuk buah dan sayuran Anda.
Dan ketika tidak dapat dipakai lagi, pastikan kita mendaur ulang.



0 Comments